Studi kasus 01
Bofet Aneka
Sebuah rumah makan dan sebuah kedai kopi berbagi satu tempat, satu tim, dan satu hari kerja — tetapi tidak berbagi jam buka. Sistemnya disusun dari kenyataan itu, bukan dari daftar fitur.
01
Konteks operasionalnya
Bofet Aneka ramai pada sore sampai malam. BA Coffee sudah buka sejak pagi. Keduanya berdiri di alamat yang sama dan dikerjakan tim yang sama, tetapi ritmenya berbeda — dan itulah keputusan desain pertama, bukan detail kecil.
- Bofet Aneka
- Rumah makan · sore hingga malam
- BA Coffee
- Kedai kopi · sejak pagi
02
Yang dilihat pelanggan
Halaman publik menjawab pertanyaan yang memang ditanyakan orang sebelum datang: apa yang dijual, kapan buka, di mana, dan bagaimana cara memesan. Menu punya halamannya sendiri supaya bisa dibagikan sebagai satu tautan.


03
Yang dibutuhkan tim
Empat cara bekerja yang berbeda, bukan empat modul perangkat lunak. Masing-masing hanya melihat yang perlu dilihat.
- 01
Pramusaji
Membuka meja, mencatat pesanan, dan menambah pesanan susulan tanpa memulai tagihan baru.
- 02
Barista
Punya antrean minuman sendiri, terpisah dari dapur, karena keduanya memang bekerja terpisah.
- 03
Kasir
Menutup tagihan yang sudah berjalan, menerima tunai atau QRIS, lalu mencetak struk.
- 04
Pemilik
Melihat ringkasan hari itu, komposisi pembayaran, dan kas harian tanpa perlu bertanya.
04
Satu pesanan, dari awal sampai selesai
Urutan yang sama setiap hari. Pramusaji dan barista bekerja dari ponsel di lantai; kasir bekerja dari layar tetap di meja kasir.
- 01
Meja dibuka
Satu ketukan. Tidak ada formulir sebelum tamu bisa dilayani.

- 02
Pesanan dicatat
Item dipilih, opsi ditanyakan hanya saat memang perlu, lalu dikirim sebagai satu batch.

- 03
Antrean menerima
Minuman masuk ke antrean barista; dapur menangani jalurnya sendiri.

- 04
Kasir menutup
Tagihan sudah hidup sejak meja dibuka. Kasir tinggal menyelesaikannya.

Seluruh tangkapan layar operasional di halaman ini diambil dari data uji lokal, bukan dari data operasional Bofet Aneka.
Struk menutup interaksi
Struk dicetak dari apa yang benar-benar dicatat server, bukan dari hitungan di layar kasir. Di dalamnya ada nomor pesanan, meja, item beserta opsinya, metode pembayaran, dan kembalian.

Pemilik bisa melihat harinya sendiri
Tanpa menelepon siapa pun: penjualan hari itu, komposisi tunai dan QRIS, pesanan yang masih terbuka, dan status kas harian.

05
Keputusan yang membentuk produknya
Bagian ini yang paling menentukan hasil akhirnya — dan paling sulit disalin.
- 01
Dua jam buka tidak pernah digabung
Satu baris “jam buka” akan mengirim orang ke dapur yang masih tutup pada pagi hari. Kedua jadwal ditampilkan terpisah di setiap permukaan yang menyebut jam.
- 02
Membuka meja cukup satu ketukan
Nama tamu tidak diminta di awal. Kalau memang dibutuhkan, ia ditanyakan saat pembayaran dan tetap opsional.
- 03
Meja yang salah dibuka bisa kembali kosong
Tanpa memaksa siapa pun mengarang penjualan hanya supaya meja bisa ditutup.
- 04
Kode internal berhenti menjadi nama tagihan
Di depan orang, sebuah tagihan disebut dengan nama mejanya. Nomor internal tetap ada sebagai rujukan audit, bukan sebagai bahasa sehari-hari.
- 05
Fakta yang belum terverifikasi tidak ditulis
Tanpa rating, tanpa kisaran harga, tanpa radius antar, tanpa klaim menu terlaris. Yang belum bisa dipastikan bersama pemiliknya tidak muncul di halaman publik.
Naufal PoS · Demo interaktif · sedang disiapkan
Ingin melihat alurnya sendiri?
Kami sedang menyiapkan Naufal PoS — demo publik ringan yang memakai pola operasional yang terbukti lewat proyek ini. Datanya data contoh, dan tidak terhubung ke sistem Bofet Aneka.
Punya kebutuhan yang mirip?
Ceritakan bisnismu lewat WhatsApp. Kami jawab jujur, termasuk kalau kebutuhanmu ternyata lebih sederhana daripada yang kamu kira.
Studi kasus berikutnya
PT Orekus Bhumi Servitia
